Lewati ke konten
iKodora
Cyber Security· 2 menit baca

Konsultan Keamanan Siber: Tugas, Peran, dan Kapan Perusahaan Perlu Menggunakannya

Tidak setiap perusahaan perlu tim keamanan internal penuh. Konsultan keamanan siber bisa mengisi peran strategis itu dengan biaya yang lebih terukur. Ini yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakannya.

Konsultan Keamanan Siber: Tugas, Peran, dan Kapan Perusahaan Perlu Menggunakannya

Mencari tim keamanan siber internal yang lengkap dan kompeten tidaklah mudah. Talentanya langka, gajinya tinggi, dan untuk perusahaan menengah, beban kerjanya belum tentu cukup untuk satu tim penuh. Di sinilah konsultan keamanan siber sering menjadi jalan tengah.

Apa itu konsultan keamanan siber?

Konsultan keamanan siber adalah praktisi atau tim dari luar perusahaan yang membantu merancang, menilai, dan memperbaiki postur keamanan organisasi. Berbeda dengan vendor yang menjual produk, konsultan bekerja dari sisi kebutuhan Anda: risiko apa yang paling relevan, kontrol apa yang perlu ada, dan urutan pengerjaannya.

Dalam praktik, banyak perusahaan memakai konsultan sebagai CISO paruh waktu (sering disebut vCISO), yaitu pihak yang memegang arah strategi keamanan tanpa harus menjadi karyawan tetap.

Tugas yang biasa dikerjakan

Menilai kondisi keamanan saat ini: konfigurasi, aset, proses, dan kesadaran keamanan karyawan.

Menyusun roadmap keamanan 6 sampai 12 bulan yang realistis sesuai anggaran dan prioritas bisnis.

Membuat kebijakan dan SOP: kontrol akses, pengelolaan password, backup, penanganan insiden, hingga klasifikasi data.

Mendampingi persiapan kepatuhan, misalnya UU PDP, ISO/IEC 27001, atau ketentuan dari regulator sektoral seperti OJK.

Memberi pertimbangan teknis saat memilih vendor, layanan cloud, atau merancang sistem baru, supaya keamanan masuk sejak desain.

Mengoordinasikan pengujian seperti vulnerability assessment dan penetration testing, lalu memastikan temuannya benar-benar ditindaklanjuti.

Kapan perusahaan perlu menggunakannya?

Ketika belum ada satu orang pun yang secara jelas bertanggung jawab atas keamanan informasi. Tanpa pemilik yang jelas, keamanan biasanya hanya ditangani saat ada masalah.

Ketika ada tenggat eksternal, misalnya audit, tender, atau permintaan dokumen keamanan dari klien besar.

Ketika perusahaan sedang bertransformasi digital: migrasi ke cloud, membangun aplikasi sendiri, atau membuka integrasi API dengan mitra.

Ketika tim IT internal sudah ada, tetapi butuh arahan dan validasi dari praktisi yang terbiasa melihat pola serangan nyata.

Konsultan vs tim internal: bukan pilihan salah satu

Konsultan paling efektif jika bekerja bersama tim internal, bukan menggantikannya. Tim internal memahami sistem dan budaya perusahaan, sedangkan konsultan membawa pengalaman lintas industri dan sudut pandang penyerang. Seiring waktu, pengetahuan dari konsultan sebaiknya berpindah ke tim Anda melalui dokumentasi dan pendampingan.

Cara menilai konsultan yang tepat

Tanyakan pengalaman di industri yang mirip dengan bisnis Anda, sertifikasi tim, dan contoh deliverable seperti roadmap atau laporan assessment (tentu dengan data klien yang disamarkan). Konsultan yang baik juga berani mengatakan bahwa sebagian kebutuhan Anda belum mendesak, sehingga anggaran tidak terbuang.

iKodora menyediakan layanan konsultan keamanan siber untuk perusahaan di Indonesia, mulai dari assessment awal hingga pendampingan kepatuhan. Diskusikan kebutuhan Anda melalui sesi konsultasi gratis.

Kembali ke Blog